30 Juli 2021

Paman Birin Dukung Drumband Masuk Cabang PON 2020

2 min read

Gubernur Kalsel saat membuka secara resmi Kejurnas Drumband Senior Satuan Kecil 2018 di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin pada Senin sore (3/12).

BANJARMASIN – Hujan baru saja reda, saat gubernur Kalimantan Selatan tiba di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin pada Senin sore (3/12) untuk membuka Kejuaraan Nasional Drum Band Senior Satuan Kecil 2018. Meskipun beberapa jam sebelumnya, gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, berada di Tanjung (Tabalong) menghadiri hari jadi kabupaten tersebut. Namun demi kecintaannya pada drum band, Paman Birin pun rela melakukan perjalanan secepatnya ke Banjarmasin. Dengan semangat, Paman Birin pun membuka secara resmi kejurnas drumband yang berlangsung dari 3-5 Desember 2018, di Banjarmasin dan kota Banjarbaru tersebut.

Dalam sambutannya, gubernur mengaku, sejak kecil sangat ingin menjadi salah seorang anggota drumband. Namun ternyata dalam perjalanannya, Birin kecil akhirnya mengetahui bahwa tidak mudah untuk menjadi bagian dari drum band.

“Saya coba berkali – kali meniup terompet, tapi ternyata tidak berbunyi juga. Sampai capek mulut saya,” katanya yang disambut gelak tawa seluruh peserta dan tamu yang hadir pada pembukaan acara.

Karena kecintaannya pada drumband ini pula, Paman Birin sangat mendukung jika drumband dimasukkan dalam salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON). Khususnya pada PON tahun 2020 mendatang di Papua dan Papua Barat.

“Saya tidak habis pikir, kenapa drumband sampai tidak masuk cabang olahraga PON. Padahal tradisi bermain drumband ini sudah ada sejak saya kecil. Setiap ada perayaan apapun sampai Agustusan, drumband pasti menjadi suguhan yang paling ditunggu-tunggu,” kenangnya.

Sebagai informasi, kejurnas drumband di Banjarmasin kali ini diikuti 13 regu dari 10 provinsi di Indonesia. 3 regu tersebut diantaranya merupakan perwakilan Kalimantan Selatan, dan sisanya dari 9 provinsi. Diantaranya sejumlah daerah di pulau Jawa, Bangka Belitung, Riau dan Kalimantan Tengah serta Kalimantan Barat. Ada empat kategori lomba yang dipertandingkan pada kejurnas ini, untuk memperebutkan medali emas, perak dan perunggu serta uang pembinaan puluhan juta rupiah. Yakni sebesar 40 juta rupiah untuk pemenang pertama, 30 juta rupiah untuk peraih juara dua, serta 20 juta rupiah untuk masing-masing peraih juara tiga. (RIW/RDM/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?