15 Juni 2021

TIM PORA Intensifkan Pengawasan di Kotabaru

2 min read

TIMPORA berfoto bersama sebelum menjalankan pengawasan terhadap orang asing.

BANJARMASIN – Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalsel terus melakukan pengawasan terhadap orang asing di wilayah Kalimantan Selatan. Bahkan pada Rabu (28/11) TIM Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Kotabaru,  melaksanakan Pengawasan Gabungan dalam rangka Antisipasi Tertib Administasi WNA. Kegiatan operasi gabungan Tim PORA Kabupaten Kotabaru ini, merupakan operasi rutin yang bertujuan untuk melakukan pembinaan bagi perusahaan-perusahaan yang memperkerjakan tenaga kerja asing, terkait kepatuhan terhadap peraturan keimigrasian.

Apalagi terhitung sejak Januari hingga November ini, Kantor Imigrasi Kelas II Batulicin telah melakukan penindakan terhadap 7 (tujuh) Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan pelanggaran keimigrasian. Yakni di wilayah Kabupaten Kotabaru, sebanyak 3 WNA asal China, 3 Warga Negara (WN) Malaysia,  dan 1 (satu) WN Thailand. Terhadap ketujuh WNA tersebut telah dilakukan pendeportasian, atau pemulangan kembali ke negara asalnya.

Selama ini pihak perusahaan telah melaporkan kepada pihak imigrasi, apabila ada tamu asing yang berkunjung di perusahaan. Namun, TIMPORA Kabupaten Kotabaru tetap menghimbau agar perusahaan melaporkan kegiatan dan aktivitas keberadaan Orang Asing (OA)  di Kotabaru. Sehingga semakin memudahkan TIM PORA melakukan pengawasan.

Adapun pengawasan OA dilakukan pada beberapa perusahaan diantaranya PT. Arutmin Indonesia untuk pengecekan administrasi. Dimana TIMPORA mendapati 1 orang TKA WN Australia yang bekerja di sana Selanjutnya, TIMPORA Kabupaten Kotabaru melaksanakan pengawasan ke PT. Golden Hope Nusantara (GHN). Saat ini ada 4 WNA yang bekerja di tempat tersebut.

Sementara itu, Dodi Karnida kadiv keimigrasian kanwil kemenkumham Kalsel, dalam rilisnya pada Kamis (29/11) menyebutkan, hingga 26 November 2018 tercatat jumlah WNA yang tinggal di Kalimantan Selatan adalah sebanyak 380 orang, berasal dari 39 negara. Adapun urutan terbanyak adalah WNA asal China 158 orang, 50 WN Korea Selatan dan 23 WN Thailand. Adapun WN Jepang, Guyana, Mesir, Laos dan Rusia masing-masing 1 orang.

Berdasarkan maksud dan tujuan tinggal di Kalsel, antara lain 76 orang Tenaga Ahli, 51 orang Profesi Menerima Bayaran dan 34 orang Pelajar/Mahasiswa, 4 orang WNA anak dari WNI, 3 orang pasangan WNI dan 1 orang atlet profesional. Adapun WNA yg tercatat di Kanim Batulicin yang wilayah kerjanya meliputi Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu, hingga 26 November 2018 tercatat sebanyak 41 WNA, yang mayoritas TKA Bidang Perkebunan dan  Pertambangan. (HUMASKANWILKEMENKUMHAMKALSEL/RIW/FHF/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.