20 Juni 2021

Pendidikan Moral Pancasila Kembali Ada di Pelajaran Sekolah

2 min read

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Yazidie Fawzy saat diwawancarai sejumlah wartawan di ruang kerjanya di Banjarmasin, Rabu (28/11).

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan mendukung rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia untuk memasukkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) ke dalam kurikulum sekolah. Dukungan itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Yazidie Fawzy kepada wartawan, Rabu (28/11). Karena, menurut pengamatannya,  generasi terdahulu yang mendapatkan mata pelajaran PMP di sekolah lebih memahami arti kata moral. Dengan dikembalikannya mata pelajaran PMP menjadi salah satu bagian dari kurikulum sekolah, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengharapkan kepada generasi muda nanti akan lebih bisa memahami dan menghayati bagaimana moral menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ke depannya, diharapkan juga dapat berimplikasi positif terhadap generasi muda sebagai generasi penerus untuk menjadi manusia yang lebih baik, lebih produktif, dan lebih inovatif.

“Sehingga ke depannya, negara Indonesia bisa menjadi negara yang dihormati dan disegani. Tidak hanya karena kaya dengan sumber daya alamnya, tapi memang sumber daya manusia kita cukup mumpuni dan mempunyai daya saing tinggi terhadap negara-negara lain,” harapnya.

Lebih lanjut, Yazidie menambahkan di era teknologi-informasi saat ini dimana arus informasi tidak bisa dibendung lagi dan dapat diakses dengan mudah memberikan pengaruh positif dan juga negatif. Terhadap pengaruh positif teknologi-informasi, tentu akan didukung. Namun terhadap pengaruh negativenya, seperti budaya kebarat-baratan, maka pemerintah perlu menjaga generasi muda agar tidak kebablasan. Oleh karena itu, ia mengapresiasi rencana Kemendikbud untuk memasukkan mata pelajaran PMP ke dalam kurikulum sekolah.

“Karena sejauh pengamatan kami, PMP bisa membantu membentuk karakter moral kita agar mengadopsi nilai-nilai luhur bangsa,” tegasnya.

Seperti diketahui, Kemendikbud berencana mengembalikan mata pelajaran PMP menjadi salah satu kurikulum sekolah. Mata pelajaran zaman orde baru itu dianggap penting untuk menguatkannya nilai-nilai Pancasila. (NRH/FHF/EYN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.