4 Maret 2021

Pembebasan Lahan Jembatan Alalak Ditolak Warga

1 min read

Kepala Dinas Perkim Kota Banjarmasin Ahmad Fanani saat menyampaikan pembebasan lahan Jembatan Alalak.

BANJARMASIN – Rencana Pembangunan jembatan baru  menggantikan Jembatan Alalak ditolak oleh beberapa pemilik lahan yang terkena dampak pembebasan proyek tersebut.

“Sampai saat ini, untuk proses pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Alalak masih mendapatkan penolakan pemilik lahan yang terkena pembebasan,”ujar Kepala Dinas Perkim Kota Banjarmasin Ahmad Fanani, kepada sejumlah wartawan.

Menurut Fanani, masih ada delapan pemilik lahan dan bangunan yang menolak membebaskan lahan mereka, untuk pembangunan Jembatan Alalak .

“Alasan penolakan tersebut, karena tidak ada kecocokan dengan ganti rugi yang ditawarkan Pemerintah Kota Banjarmasin,”ucap Fanani lebih lanjut.

Meskipun mendapatkan penolakan dari warga, pihaknya bersama timnya terus berupaya mendapatkan persetujuan pembebasan lahan dengan batas waktu hingga akhir Desember 2018.

“Namun, apabila sampai pada batas waktu tidak juga disetujui, maka Pemerintah Kota Banjarmasin akan melakukan sistem konsinyasi, yaitu menitipkan ganti rugi Kepada Pengadilan,” tutur Fanani lebih lanjut.

Namun, lanjut Fanani, warga yang keberatan juga masih bisa mengajukan banding atau penuntutan.

“Kami berharap kepada warga setempat bisa bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banjarmasin,” pungkas Fanani. (SRI/FHF/RRF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.