BanjarmasinNews

Sidang Pimpinan Dewan Kota Banjarmasin Kembali Berlanjut

Badan Kehormatan DPRD Kota Banjarmasin, kembali melaksanakan sidang secara tertutup.

BANJARMASIN –¬† Proses pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik tata tertib dari unsur pimpinan Dewan yakni Ananda, Budi wijaya, Arufah arif, dan Suprayogi, atas laporan tiga orang anggota Badan Anggaran, kembali dilanjutkan.

Menurut Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Banjarmasin Abdul Gais kepada wartawan menjelaskan, proses pemeriksaan dilakukan pada Ruang Mini Dewan Kota pukul 10.30 wita hingga pukul 12.00 wita, dari Badan Kehormatan secara tertutup pada Rabu (31/10). Dari unsur pimpinan dihadiri langsung Ketua DPRD Kota Ananda, Wakil Ketua Budi wijaya, sedangkan Arufah arif ada kesibukan diwakili Suprayogi. Kemudian ada tiga saksi tambahan dari Anggota Badan Anggaran yakni Taufik husin, Muhammad Natsir dan Ismail Ibrahim.

Sebelumnya, pihak Badan Kehormatan DPRD Kotapun telah melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang anggota Banggar yakni Muhammad Isnaini dari (fraksi Gerindra), Sri Nurnaningsih (fraksi Demokrat) dan Ahmad Rudiani (fraksi Golkar), yang telah melaporkan unsur pimpinan atas dugaan pelanggaran kode etik tata tertib.

“semua saksi anggota badan anggaran sudah dimintai keterangan, sebelumnya tiga orang pelapor, serta dari pihak unsur pimpinan dewan,” katanya.

Abdul Gais menjelaskan, dari hasil keterangan kedua belah pihak sudah dinyatakan cukup, sekarang menunggu proses kelanjutan untuk menentukan keputusan, yang direncanakan pada Kamis (8/11) akan disampaikan hasilnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, unsur pimpinan dewan diduga melakukan pelanggaran, karena melakukan pembahasan KUA/PPAS Kota Banjarmasin tahun 2019, tanpa memenuhi jumlah keterwakilan anggota yang hadir atau tidak kourum. Selain itu
selama proses pembahasan hingga pengesahan dilakukan, jabatan Sekdako Banjarmasin selaku penanggungjawab, masih di pegang seorang pelaksana harian (Plh).(NHF/FHF/MTB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat