2 Maret 2021

Gubernur Kalsel melalui Sekda Menyampaikan Raperda APBD 2019

1 min read

(ki-ka) Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie menyerahkan R-APBD 2019 kepada Ketua DPRD Kalsel, Burhanuddin dalam rapat paripurna dewan di Banjarmasin, Rabu (24/10).

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerahnya, Abdul Haris Makkie menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019 dalam Rapat Paripurna DPRD di Banjarmasin, Rabu (24/10). Menurutnya, rancangan APBD 2019 disusun berdasarkan prinsip anggaran surplus/defisit dengan komposisi yaitu pendapatan sebesar Rp. 6.266.672.647.547,00 dan belanja sebesar Rp. 6.331.672.647.547,00.

“Dengan demikian terdapat selisih kurang sebesar Rp. 65.000.000.000,00 yang akan ditutupi dengan pembiayaan netto,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur menambahkan, dihadapkan pada kondisi masih melambatnya pergerakan pertumbuhan ekonomi yang terjadi saat ini, baik secara nasional, regional maupun di daerah yang diasumsikan bahwa pertumbuhan ekonomi 2019 tidak jauh berbeda dengan tahun 2018 yaitu diperkirakan berkisar 5,1 – 5,2 %, pemerintah daerah berusaha untuk mengoptimalkan pengelolaan potensi pendapatan yang menjadi kewenangan daerah dan terus menggali sumber pendapatan daerah melalui intensifikasi dan eksistensifikasi. Untuk itu, pada rancangan APBD 2019, secara keseluruhan terjadi peningkatan perkiraan penerimaan pendapatan daerah sebesar Rp. 36.720.275.903,00 dari target APBD 2018 atau naik sebesar 6,22 % menjadi Rp. 6.266.672.647.547,00.

“Sedangkan untuk belanja daerah, dalam rancangan APBD 2019 dianggarkan sebesar Rp. 6.331.672.647.547,00. Hal ini berarti meningkat sebesar Rp. 241.720.275.903,00 atau naik sebesar 3,97% dari APBD 2018,” jelasnya. (NRH/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.