27 Juli 2021

2020, Tak Ada MTQ Nasional Di Kalsel

2 min read

Gubernur Kalimantan Selatan.

BANJARMASIN – Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-27, baru saja berakhir di Medan Sumatera Utara pada 14 Oktober 2018 lalu. Dan ditetapkan Sumatera Barat sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-28, dua tahun mendatang atau pada 2020. Penetapan itu ditandai dengan penyerahan bendera MTQ kepada gubernur Sumatera Barat oleh menteri agama Lukman Hakim Syaifuddin, pada malam penutupan MTQ di Medan Sumatera Utara. Ditetapkannya Sumatera Barat sebagai tuan rumah MTQ tahun 2020, menjadi kekecewaan tersendiri bagi Kalimantan Selatan. Karena harus kalah bersaing dengan daerah asal legenda Malin Kundang itu, pada persaingan ketat memperebutkan posisi tuan rumah MTQ 2020.

Ditemu wartawan usai melepas kirab santri peringatan Hari Santri Nasional ke-3 tingkat provinsi Kalimantan Selatan pada Selasa (23/10) di halaman masjid raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya, gagal menjadi tuan rumah MTQ 2020. Mengingat menjadi tuan rumah MTQ adalah salah satu cita – cita terbesarnya saat menjabat sebagai orang nomor satu di Kalimantan Selatan.
“Kita sudah berupaya maksimal untuk meraih posisi tuan rumah MTQ tahun 2020. Bahkan pertemuan khusus juga sudah dilakukan dengan menteri agama Lukman Hakim Syaifuddin, untuk lebih meyakinkan kesiapan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah. Namun ternyata menteri agama sudah menetapkan Sumatera Barat sebagai pemenangnya,” jelas gubernur yang memiliki sapaan khas Paman Birin tersebut.
Namun kekecewaan ini sedikit terobati, karena Kalimantan Selatan menduduki peringkat 10, perolehan medali pada MTQ ke-27 di Medan Sumatera Utara. Dua ema dan satu perunggu, berhasil dibawa pulang kafilah Kalimantan Selatan.
“Emas diraih Muhammad Rizqan pada cabang qori golongan remaja putera, serta pada cabang khattil Qu’an putera. Sementara pada cabang khattil Qur’an puteri, harus puas dengan medali perunggu,” jelas Noor Fahmi kakanwil kementrian agama Kalimantan Selatan.
Prestasi sebagai peringkat ke-10 peraih medali terbanyak pada MTQ ke-27 Medan Sumatera Utara cukup membanggakan, meski pada Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tahun 2017, peringkat Kalimantan Selatan berada satu tingkat lebih tinggi, yakni posisi ke-9.

Sebelumnya provinsi Kalimantan Selaran optimis dapat terpilih sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-28 tahun 2020. Mengingat kandidat lainnya Sumatera Barat, masih satu pulau dengan penyelenggara MTQ tahun ini, Sumatera Barat. Selain itu, Sumatera Barat terakhir menjadi tuan rumah MTQ adalah pada tahun 1983. Sedangkan Kalimantan Selatan, terakhir menjadi tuan rumah MTQ ke-3 tahun 1970. Dengan pertimbangan rentang waktu yang cukup lama itulah, maka provinsi Kalimantan Selatan sangat berharap mendapatkan posisi tuan rumah MTQ 2020. (RIW/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?