23 Juni 2021

49.000 Warga Kota Banjarmasin, Dinilai Kurang Mampu

1 min read

Ketua pansus Faisal heriyadi saat memberikan komentarnya pada media massa.

BANJARMASIN – Menurut Ketua Pansus Raperda Jamkesda Faisal Hariyadi menjelaskan, dari data Dinas kesehatan Kota Banjarmasin, ternyata 49.000 jiwa belum masuk PBI BPJS, dengan demikian raperda ini tujuannya,  supaya seluruh masyarakat di Kota Banjarmasin akan ditangani secara maksimal melalui program jaminan kesehatan.

“Saat ini raperdanya sudah difinalisasi, hanya menunggu singkronisasi bagian hukum, kemudian dilanjutkan konsultasi ke Pemerintah Provinsi Kalsel untuk dijadikan Perda,” katanya.

Sementara itu, Kasubag Perundang-undangan Kota Banjarmasin Jefry Fransyah menjelaskan, aturan ini dibuat memang untuk mengcover warga tidak mampu dan belum terdaftar dalam BPJS. Terkait cara menjadi peserta Jamkesda nanti, tentunya sangat mudah yakni masyarakat hanya menunjukkan  data kependudukan yang jelas serta surat keterangan tidak mampu dari domisili setempat. Selain itu dalam aturan lainnya mengatur ketentuan kerjasama antara Pemerintah dan Rumah Sakit yang berada di Kota Banjarmasin, bahwa mewajibkan setiap Rumah Sakit memberikan pelayanan tindakan medis gawat darurat bagi warga yang tercover Jamkesda, sehingga jangan sampai ada lagi keluhan dari masyarakat terkait tidak optimalnya pelayanan Rumah Sakit di kota Banjarmasin.(NHF/ FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.