3 Maret 2021

Paman Birin Dianugerahi Pena Hijau Award 2018

2 min read

Gubernur Kalsel (sasirangan) menjabat tangan ketua PWNU Kalsel (baju putih) pada acara penganugerahan Pena Hijau Award 2018 Sabtu (20/10).

BANJAR – Komunitas Jurnalis Pena Hijau Indonesia Kalimantan Selatan, menganugerahkan Pena Hijau Award 2018 kepada Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atas perhatian nyata dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan. Paman Birin (sapaan akrabnya) dinilai berhasil dalam memberikan dorongan nyata bagi gerakan perbaikan peningkatan kualitas lingkungan. Salah satu kebijakan paling diapresiasi adalah Gerakan Revolusi Hijau Menanam, Menanam dan Menanam untuk Anak Cucu Kita.
Selain Paman Birin, Komunitas Pena Hijau Indonesia juga menganugerahkan award kepada masyarakat dan instansi peduli perbaikan ekosistem lingkungan.

Tokoh Nasional yang juga mantan Menteri Lingkungan Hidup RI, Prof Dr H Gusti Muhammad Hatta mengapresiasi pemberian penghargaan kepada para tokoh peduli lingkungan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan diskusi lingkungan dan penganugerahan Pena Hijau Award 2018. Ini merupakan salah satu kegiatan positif bagi perbaikan atau peningkatan kualitas lingkungan,” terang Hatta, Sabtu (20/10).
Prof Hatta juga mengapresiasi Gerakan Revolusi Hijau Pemprov Kalsel. Menurutnya, gerakan tersebut harus berkelanjutan dengan perencanaan terukur disertai dengan langkah pemeliharaan.

Komunitas Jurnalis Pena Hijau Indonesia pada hari yang sama juga menghelat Diskusi Lingkungan Hidup dengan Tema Memperbaiki Kualitas Lingkungan Melalui Program Revolusi Hijau.
Diskusi menghadirkan tiga narasumber utama; Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel M Ikhlas, Mantan Menteri Lingkungan Hidup RI Gusti Muhammad Hatta dan Sekretaris NU Kalsel Berry Nahdian Furqan, dihadiri Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Ketua PWNU Kalsel H Abdul Haris Makkie, dan pelajar, santri serta sejumlah komponen masyarakat.
Ketua Komunitas Jurnalis Pena Hijau Indonesia Kalsel, Deny Susanto mengatakan, penganugerahan Pena Hijau Award tahun 2017, adalah yang kedelapan kalinya. Mereka yang diberikan adalah orang yang berjuang keras dalam memelihara dan.meningkatkan tata kelola lingkungan. Sistem penilaian berdasarkan komitmen dan keteguhan penerima anugerah, dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Sementara itu Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan Komunitas Jurnalis Pena Hijau Indonesia Kalimantan Selatan, sehingga memberikan anugerah kepadanya. Gubernur Kalsel juga mengapresiasi tinggi kepada penggiat lingkungan lainnya yang menerima anugerah.
Ditekankan gubernur, upaya perbaikan tata kelola lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sebagai bagian makhluk hidup untuk terus menjaga dan memelihara lingkungan. (HUMASPROVKALSEL/RIW/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.