30 Juli 2021

Disambar Petir Suplai Listrik Tersendat

2 min read

Asisten manager komunikasi PLN Wilayah Kalselteng Bayu Aswenda.

KALSEL – Sejak Minggu (7/10) hingga Senin (8/10), masyarakat di beberapa wilayah mengeluhkan tentang pemadaman listrik yang terjadi.
Salah satunya Ipau Warga sungai Ulin Banjarbaru yang mengatakan sangat terganggu dengan adanya pemadaman listrik terutama pada malam hari dengan tanpa ada pemberitahuan.
“Tidak ada informasi sebelumnya tiba-tiba saja listrik padam” ujarnya

Sementara itu asisten manager komunikasi PLN Wilayah Kalselteng, Bayu Aswenda, Selasa (9/10) ketika dikonfirmasi mengatakan pada Minggu 7 Oktober ada gangguan transmisi saluran udara tegangan tinggi di 150 kilo volt letaknya di jalur antara gardu induk sebar Palangkaraya yang menuju ke gardu induk di pulang pisau Kuala Kapuas.

Ditambahkan Bayu Aswenda Berdasarkan informasi petugas di lapangan pada hari Minggu sore tersebut keadaan hujan lebat dan menyebabkan ada sambaran petir ke konduktor transmisi sehingga akibat sambaran Petir itu PLTU asam-asam dan PLTU Pulang Pisau tiba-tiba berhenti beroperasi.
“Jadi kalau PLTU memang jika ada anomali gangguan transmisi itu karena mempunyai sistem pengamanan agar tidak terjadi kerusakan di peralatan pembangkit maka secara otomatis berhenti mendadak, sehingga terjadi pemadaman di wilayah Kalsel dan di kalteng” terangnya

lebih lanjut Bayu menjelaskan selain 2!pembangkit tersebut gardu induk yang ada di Palangkaraya sempat berhenti beroperasi semua dan harus di normalkan satu persatu.
Namun terangnya Pada Minggu sekitar jam 11.00 malam sudah berhasil melakukan perbaikan transmisi termasuk PLTU asam-asam.
“Alhamdulillah, pada Minggu malam sekitar jam 11 petugas berhasil melakukan recovery transmisinya” ujarnya

Namun khusus untuk PLTU pulang pisau perlu ada pengecekan akibat sambaran petir tersebut sehingga tegangan tranmisinya tidak stabil, memerlukan waktu sekitar satu hari, ditambah lagi dengan sifat PLTU yang berbeda dengan pembangkit tenaga air atau tenaga diesel, tenaga uap memerlukan waktu yang lebih lama untuk menyala.
“Senin (8/10) malam PLTU pulang pisau sudah mulai dinyalakan, namun perlu waktu yang lebih lama sehingga baru Selasa (9/10) pagi bisa suplai” terangnya.(ASC /FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.
×

Powered by WhatsApp Chat

× How can I help you?