21 Juni 2021

Masyarakat Diminta Hemat Air

2 min read

Direktur Utama PDAM Intan Banjar Syaiful Anwar saat di Wawancarai.

BANJAR – PDAM Intan Banjar memastikan persediaan air bersih di Kabupaten Banjar di musim kemarau ini masih berjalan normal.

Direktur Utama PDAM Intan Banjar Syaiful Anwar kepada Wartawan mengatakan di musim kemarau ini baik Kabupaten Banjar maupun Banjarbaru sangat banyak memerlukan air bersih namun Pendistribusian hingga saat ini tidak terkendala atau mengalami masalah karena intake yang berada di daerah Mandi Kapau masih berjalan dengan baik, sehingga untuk pemenuhan akan air bersih untuk masyarakat  masih berjalan dengan normal.

Syaiful menambahkan PDAM Intan Banjar sendiri harus membuat resapannya harus di habiskan sebanyak 250 liter perdetik yang terbagi 150 liter perdetik untuk di salurkan ke Kabupaten Banjar dan Banjarbaru dan 100 liter perdetik untuk Pelaihari, kemudian di tambah lagi 250 liter perdetik bantuan dari pusat apa bila masih di rasa kurang.

Terkait dengan proyek Banjar Bakula Syaiful juga menjelaskan untuk pengambilan air baku di irigrasi, rencananya akan di hentikan berdasarkan yang apa disampaikan oleh pemerintah, karena irigasi tersebut di peruntukan sebagai pengairan pertanian dan juga perikanan. menurut Syaiful sementara sambil menunggu kestabilan intake mandi kapau maka pihaknya masih di perbolehkan mengambil air baku di irigasi.

Untuk mengantisipasi kekurangan air bersih pada musim kemarau ini Syaiful mengharapkan kepada masyarakat agar lebih berhemat dalam penggunaan air. Selain masyarakat diminta bisa menyimpan air dengan baik karena saat ini kondisi suplay air dari PDAM Intan Banjar masih berjalan normal walau pun sedang kemarau namun menurut Syaiful yang dikhawatirkan adanya kendala yang tidak di inginkan misalnya terjadinya kebocoron pipa mendadak mengingat pihaknya saat ini meningkatkan tekanan suplay air sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

” saya mengharapkan masyarakat menyimpan air dan berhemat di musim kemarau ini mumpung saluran air masih normal” Ujar Syaiful.

Selanjutnya Syaiful menambahkan untuk tahun 2019 mendatang di rencanakan akan ada penambahan pipanisasi atau peremajaan pipa seperti di daerah Gambut, Aluh-aluh, Beruntung Baru dan sekitarnya yang meliputi 6 kecamatan dengan estimasi biaya sekitar 80 miliyar rupiah, ini di lakukan sebagai upaya peningkatan pelayanan PDAM Intan Banjar kepada pelanggan, oleh karena itu pihaknya telah melakukakan pertemuan dengan Komisi 2 DPRD Banjar, PUPR Kabupaten Banjar maupun Asisten 2 Bidang Pembangunan untuk membahas hal tersebut sehingga dalam waktu dekat pihaknya akan mengajukan bantuan dana baik ke Provinsi maupun ke Kementrian PU sebagai upaya pengembangan PDAM Intan Banjar. (AF/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.