15 April 2021

Lelang Kue Untuk Palu, Berhasil Galang Dana Hingga 600 Juta Rupiah

3 min read

Gubernur (berkopiah) menyerahkan uang hasil lelang kue kepada dandrem 101 Antasari Banjarmasin (sasirangan hijau) pada Jum'at malam (5/10).

BANJARMASIN – Puluhan kue tart dan tumpeng berjejer rapi di atas meja, di samping kiri dan kanan panggung gedung Mahligai Pancasila Banjarmasi, pada Jum’at malam (5/10). Memang saat itu tengah berlangsung acara syukuran HUT TNI ke-73 di gedung tersebut, namun kue-kue cantik itu ternyata bukan untuk diberikan kepada TNI yang tengah berulang tahun. Tetapi untuk kepentingan lelang penggalangan donasi untuk Palu, yang digagas gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Dandrem 101 Antasari Banjarmasin Syaiful Rahman. Kue dan tumpeng yang menggugah selera tersebut, berasal dari sumbangan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) provinsi Kalimantan Selatan, unsur TNI/Polri serta sejumlah pihak lainnya. Hanya dalam waktu 3 jam saja, seluruh kue dan tumpeng berhasil dilelang dengan harga rata-rata di atas 5 juta rupiah per kue. Bahkan kue sumbangan gubernur dan wakil gubernur, berhasil terjual dengan harga paling tinggi, yakni 40 juta rupiah. Sehingga total dana yang terkumpul dari lelang kue ini, mencapai 622.250.000 rupiah.

Kepada wartawan, gubernur Sahbirin Noor mengaku kageg sekaligus senang, lelang kue berjalan sukses, dan menghasilkan donasi dengan jumlah diluar perkiraan.
“Saya pikir seperti lelang di kampung-kampung, paling tinggi barang yang dilelang seharga 1 juta rupiah saja. Tapi tadi ternyata, kue rata-rata ditawar dengan harga 5 juta rupiah ke atas. Bahkan tadi ada yang membeli seharga 40 juta rupiah untuk kue gubernur dan wakil gubernur,” ujar gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu.
Besarnya perolehan dana pada aksi penggalangan donasi ini, menurut gubernur, semakin membuktikan bahwa masyarakat Kalimantan Selatan mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Mereka tidak segan mengulurkan bantuan, khususnya kepada saudara sebangsa yang sedang tertimpa bencana. Dimana kali ini, dialami oleh Sulawesi Tengah.
Usai dihitung selama kurang lebih satu jam, uang tunai itupun secara simbolis diserahkan gubernur kepada Dandrem 101 Antasari Banjarmasin Syaiful Rahman.

Syaiful memastikan, donasi yang berhasil terkumpul pada acara syukuran HUT TNI ke-73 di gedung Mahligai Pancasila tersebut, secepatnya akan diserahkan kepada para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.
“Rencananya uang donasi akan kami belanjakan barang-barang, yang sangat diperlukan para korban bencana selama di pengungsian. Seperti bahan makanan, air minum, selimut, dan juga barang lainnya. Jadi donasi yang diberikan adalah dalam bentuk barang, untuk mempermudah distribusi bantuan kepada korban,” jelas Syaiful.
Masih menurut Syaiful, dalam waktu dekat akan tiba di Banjarmasin kapal Landing Ship Tank (LST), yang nantinya akan mengangkut bantuan dari Kalimantan Selatan.
“Selain mengangkut bantuan hasil donasi malam ini, LST juga siap membawa bantuan yang disampaikan langsung oleh masyarakat umum. Dengan syarat sudah dipacking dengan rapi, untuk memudahkan pengangkutan, sama seperti saat KRI Surabaya 591 kemarin,”tambahnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, tepatnya di pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin, juga digelar kegiatan penggalangan dana dari Banua Peduli Palu dan Donggala. Acara ini digagas kantor perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kalimantan Selatan. Acara yang sudah dimulai sejak sore Jum’at (5/10) itu, diawali dengan lelang dua lagu yang dinyanyikan gubernur Sahbirin Noor. Masing- masing terjual dengan harga 20 juta rupiah untuk lagu Cincin Kawin, dan 21 kuta rupiah untuk lagu Kereta Malam. Total dana yang terkumpul pada kegiatan yang juga melelang sejumlah jersey pemain Barito Putera ini, mencapai 152.952.700 rupiah. Seluruh sumbangan disalurkan melalui Rumah Zakat. (RIW/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.