13 April 2021

Realisasi BRT Memerlukan Sinergitas Antara Pemerintah Pusat Hingga Kabupaten/Kota

1 min read

Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Riswandi.

BANJARMASIN – Perlu adanya sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi Kalsel dan pemerintah kabupaten/kota yang termasuk program Bus Rapid Transit (BRT) agar bisa segera terealisasi. Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel, Riswandi mengatakan program BRT merupakan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota yang dilalui oleh rute BRT. Dimana untuk pembebasan lahannya merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota, untuk pembangunan haltenya kewenangan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat menyediakan bisnya. Riswandi mengungkapkan rencananya untuk tahap pertama program BRT ini akan melayani trayek Banjarmasin-Banjarbaru-Martapura, pulang pergi (PP) dengan jarak sekitar 80 kilometer dengan menggunakan bus yang dibantu Kementerian Perhubungan. Berdasarkan perhitungan rasional diperlukan 15 unit bus untuk melintasi jalur trayek tersebut. Namun Kementerian Perhubungan khususnya Dirjen Perhubungan Darat hanya mengalokasikan lima unit saja.
“Hal inilah yang dipertanyakan dewan sekaligus meminta tambahan bus sesuai perhitungan semula dalam kunjungan kerja ke Dirjen Hubungan Darat Kementerian Perhubungan di Jakarta pada Selasa 2 Oktober lalu,” katanya.
Riswandi berharap program BRT ini bisa segera terealisasi agar tercipta sebuah sistem bus yang cepat, nyaman, aman dan tepat waktu dari infrastruktur, kendaraan dan jadwal.(NRH/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.