12 April 2021

Hamli Kursani Kembali Menjabat Sekdako Banjarmasin

2 min read

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengembalikan jabatan Sekdako Banjarmasin.

BANJARMASIN – Akhirnya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina secara resmi mengembalikan jabatan Sekdako Banjarmasin kepada Hamli Kursani. terhitung pada Jumat 5 Oktober 2018 kembali menduduki jabatan sebagai Sekdako Banjarmasin. Pengembalian jabatan Sekdako Banjarmasin ini disampaikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, kepada sejumlah wartawan, Kamis (4/10).

“iya kita kembalikan, dari besok tanggal 5 oktober sudah bertugas lagi,” ujar Ibnu.

Menurut Ibnu, Hamli Kursani sudah dipanggil pada pukul 13.30 Wita ke ruang kerja Walikota Banjarmasin untuk pengembalian jabatan sekdako yang dinonaktifkan selama 5 bulan.

Ibnu juga mengatakan, seluruh fasilitas Sekdako Banjarmasin dikembalikan kepada Hamli Kursani.
“Kami mengembalikan semua fasilitas sekdako kepada Hamli Kursani,” ucap Ibnu lebih lanjut.

Sebelumnya, Hamli Kursani setelah keluar ruangan kerja walikota, tidak mau berkomentar atas pengembalian jabatannya tersebut.
“Silahkan bertanya dengan walikota,” ujarnya, kepada sejumlah wartawan.

Namun, Hamli mengakui jika ada pertemuan dirinya antara Kepala BKD dan Kepala Inspektorat serta Walikota Banjarmasin.

Sementa itu Kepala BKD Kota Banjarmasin Safri Azmi menolak memberikan keterangan soal pertemuan terbatas antara Walikota, Hamli Kursani dan Kepala Inspektorat Kota Banjarmasin.

Ia mengaku pertemuan tersebut tidak ada kaitan dengan soal pengembalian hamli, tapi hanya membahas rencana keberangkatan apeksi regional Kalimantan di Palangkaraya tanggal 9 oktober mendatang.

Hal senada juga di sebutkan oleh Kepala Inspektorat Kota Banjarmasin, Fodhuil Yamin bahwa tidak ada pertemuan, tetapi hanya membahas materi keberangkatan apeksi bersama Bakeuda dan Infokom Kota Banjarmasin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina beberapa bulan lalu, menonaktifkan Hamli Kursani dari jabatannya, dengan alasan untuk pemeriksaan Hamli oleh pihak Inspektorat Kota Banjarmasin. Karena Hamli diduga melakukan pelanggaran tindakan indisipliner. Namun, Hamli tidak menerima begitu saja penonaktifan dirinya, Hamli menolak ia telah melakukan tindakan indisipliner tersebut. Bahkan kasus yang menimpa Hamli ini, mendapatkan perhatian dari pihak Ombudsman RI. (SRI/FHF/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.