BanjarNews

Angka Kemiskinan Jadi Perhatian

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bappelitbangda menggelar rapat Advokasi Penguatan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), Rabu (3/10) di Aula Baiman Bappelitbangda Pemkab Banjar Martapura, yang di hadiri langsung Wakil Bupati Banjar Saidi Mansyur dan Sekda Banjar Nasrunsyah, serta perwakilan Tim Nasional Percepatan Penanggulan Kemiskinan Republik Indonesia, Sukmawati sebagai narasumber.

Di sela-sela rapat koordinasi Wakil Bupati Banjar Saidi Mansyur kepada Abdi Persada Fm mengungkapkan untuk penanganan kemiskinan di Kabupaten Banjar TKPKD mempunyai beberapa agenda diantaranya melakukan pelatihan analisis agar dapat melakukan perencanaan dari akar permasalahan yang dialami di masyarakat sehingga secara data dapat di lihat secara signifikan.

Selain itu Saidi juga mengatakan TKPKD telah melakukan rapat koordinasi dengan menghadirkan narasumber dari Tim Nasional Percepatan Kemiskinan, yang di hadiri seluruh camat se-Kabupaten Banjar dan juga para SKPD serta pihak terkait untuk berkoordinasi dan saling bertukar informasi , sehingga baik dari pelatihan maupun dari hasil rapat tersebut bisa tersosialisasikan kemasyarakat.

“kejadian-kejadian terkait tentang kemiskinan di Kabupaten Banjar kiranya dapat menjadi evaluasi TKPKD agar lebih meningkatkan lagi baik koordinasi, komunikasi maupun kinerja mereka dalam perencanaan pembangunan agar bisa menjadi indikator dari data terpadu yang di sampaikan dari Tim penanggulangan pusat” jelasnya.

Wakil Bupati Banjar ini juga menyampaikan begitu pentingnya program ini, apapun yang menjadi rencana kerja setiap SKPD tentunya harus berkaitan dengan penanggulangan kemiskinan, walaupun angka kemiskinan di Kabupaten Banjar lebih kecil dari kabupaten kota lainnya di Kalimantan Selatan yakni 2.96 % namun dari jumlah rasio penduduk cukup banyak hampir 100 ribu berdasarkan basis data terpadu.

diharapkan juga semua SKPD dapat melaksanakan baik dari hasil pelatihan maupun dari hasil rapat koordinasi yang telah di selenggarakan.

Saidi juga berharap dari penjelasan yang diberikan narasumber dari perwakilan Tim Nasional Percepatan Penanggulan Kemiskinan RI nantinya, baik secara hukum maupun teknis para Tim Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Banjar mendapatkan cara terbaik sehingga rencana pembangunan terintergrasi dengan baik dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Banjar. (AF/FH/MTB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat