12 April 2021

Puluhan Pohon Ulin, Bakal Jadi Anak Asuh Diplomat Asing

2 min read

Ketua bidang kunjungan diplomatik HPS 2018 (topi kuning).

BATOLA – Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS), tidak terasa sudah didepan mata, tepatnya pada 16 Oktober setiap tahunnya. Untuk tahun ini, Kalimantan Selatan mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah pelaksanaan HPS tingkat nasional, yang puncaknya akan digelar di kawasan Jejangkit Barito Kuala pada 18 Oktober mendatang. Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan yang dilibatkan dalam kepanitian, selain menggencarkan persiapan peringatan HPS tersebut. Termasuk dinas kehutanan provinsi, yang kebagian mengurusi kunjungan diplomatik. Mengurus semua hal terkait tamu-tamu diplomat, yang dipastikan hadir pada puncak peringatan HPS di Jejangkit.

Kepada Abdi Persada FM, panitia bidang kunjungan diplomatik HPS 2018, sekaligus Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, ada 40 kedutaan besar negara asing di Indonesia, yang sudah memastikan diri hadir pada HPS tahun ini.
“22 diantaranya dipastikan akan dihadiri langsung oleh duta besarnya. Termasuk didalamnya seluruh duta besar dari negara tetangga di Asia Tenggara. Sedangkan sisanya hanya perwakilan dari pihak kedutaan besar tersebut,” jelasnya.
Bahkan pada peringatan HPS tahun ini, menurut Hanif, menjadi lebih istimewa lagi, karena direktur Food And Agriculture (FAO), sebuah lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurusi masalah pertanian, juga akan berhadir langsung ke Kalimantan Selatan.
“Pada peringatan HPS tahun-tahun sebelumnya, direktur FAO tidak pernah berhadir langsung. Ini adalah yang pertama kalinya,” kata Hanif meyakinkan.

Selama berada di Kalimantan Selatan, para tamu diplomat asing ini akan melakukan sejumlah kegiatan, yang berhubungan dengan dunia pertanian dan tanam menanam. Salah satunya adalah agenda rutin yang wajib dilakukan, jika ada tamu negara hadir atau berkunjung ke Indonesia. Yakni melakukan penanaman pohon.
“Untuk peringatan HPS ini, para diplomat itu akan menanam pohon di area taman konservasi mini, di kawasan kantor gubernur Kalimantan Selatan di Banjarbaru. Pohon yang ditanam dari jenis kayu Ulin, yang bibirnya sudah kami siapkan. Nantinya setiap diplomat itu akan menjadi orangtua angkat dari pohon yang mereka tanam. Dengan kata lain, mereka bertanggung jawab pada kelangsungan hidup sang pohon yang mereka tanam,” jelas Hanif. (RIW/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.