3 Maret 2021

Harga Daging Ayam Di Banjarmasin Kembali Naik

2 min read

BANJARMASIN – Sempat mengalami penurunan sesaat harga daging ayam di Kota Banjarmasin. Kini, komoditi tersebut kembali mengalami kenaikan harga.

Kenaikan harga daging ayam potong ini terpantau di pasar tradisional di Kota Banjarmasin, Senin (17/9).

Salah satu penjual daging ayam potong di Pasar Sentra Antasari Sarah menyampaikan, kepada Abdi Persada, harga daging ayam potong saat ini kembali mengalami kenaikan. Saat ini dijual dengan harga 32 ribu rupiah sampai 38 ribu rupiah per ekornya. Sebelumnya hanya dijual berkisar 22 ribu rupiah sampai 25 ribu rupiah per ekornya.
“Kenaikan harga daging ayam potong ini, mulai terjadi dalam beberapa hari ini,” ujar Sarah.

Sarah mengatakan, mahalnya harga daging ayam potong ini dikeluhkan para pedagang di Pasar Sentra Antasari. Pasalnya, penjualan mereka turun hingga 50 persen tiap harinya.
“Naiknya harga daging ayam ini, membuat penjualan kami mengalami penurunan yang cukup banyak juga. Jika sebelumnya rata-rata kami mampu menjual 100 ekor ayam perhari, kini penjualannya hanya 50 sampai 60 ekor ayam saja,” tutur Sarah lebih lanjut.

Menurut Sarah, naiknya harga daging ayam saat ini terjadi bukan di saat permintaan masyarakat sedang tinggi, seperti saat menjelang lebaran. Sehingga penjualan mereka bertambah sepi.
“Saya terpaksa tetap berjualan sebatas untuk mempertahankan pelanggan tanpa mengambil keuntungan yang banyak,” ucapnya.

Sementara itu, naiknya harga daging ayam di Kota Banjarmasin ini juga dikeluhkan oleh para penjual makanan khususnya nasi bungkus.

Seperti yang dituturkan Mega, salah satu penjual makanan di Kota Banjarmasin.
“Kenaikan harga daging ayam saat ini membuat keuntungan penjualan kami mengalami penurunan. Mengingat, kami hanya berjualan nasi seharga 10 ribu rupiah perbungkusnya,” tutur Mega mengenai keluhannya tersebut.

Menurut Mega, dengan adanya kenaikan harga daging ayam potong tersebut, namun ia tidak bisa menaikan harga jualannya tersebut.

Hal senada juga dikatakan Desi, pedagang nasi bungkus di Kota Banjarmasin, meski keuntungan yang ia dapatkan hanya sedikit akibat naiknya harga daging ayam potong. Namun, ia tetap membeli daging ayam tersebut, untuk keperluan dagangannya.

Kedua pedagang ini berharap, Pemerintah Kota Banjarmasin segera turun tangan untuk mengendalikan harga ayam potong ini. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.