18 Juni 2021

Lestarikan Permainan Tradisional Pemko Banjarmasin Ajak ASN-nya Bermain

2 min read

ASN dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin sedang bermain asinan.

BANJARMASIN –  Dalam rangka menyelamatkan permainan tradisional di Kota Banjarmasin dari kepunahan. Karena tidak ada lagi yang mau bermain. Maka Pemerintah Kota Banjarmasin mengajak seluruh ASN dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin, bermain permainan tradisional tersebut. Seperti, bermain balogo, tarik tambang, asinan, dan lainnya, di halaman Balaikota Banjarmasin, Jumat (14/9).

Aksi bermain mainan tradisional ini dipimpin langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, serta Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasilah.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan kepada sejumlah wartawan, jika kegiatan yang mereka lakukan saat ini, merupakan kegiatan dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Banjarmasin yang ke 492 tahun.
“Kami menginginkan, permainan tradisional ini kembali hidup didalam masyarakat Kota,” ujar Ibnu.

Menurut Ibnu, dengan kegiatan bermain mainan tradisional tersebut, diharapkan warga Kota Banjarmasin melihat dan nantinya turut serta bersama pemerintah, bersama-sama melestarikan permainan tradisional tersebut.
“Kami mengharapkan seluruh warga Kota Banjarmasin membantu Pemerintah Kota, untuk bersama-sama menghidupkan kembali permainan tradisional tersebut di kota ini,” tutur Ibnu.

Hal senada juga disampaikan Plt Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Banjarmasin Doyo Pudjadi, usai menyerahkan hadiah kepada para peserta yang berhasil memenangkan permainan tradisional tersebut. Ia mengatakan digelarnya permainan tradisional dikalangan ASN dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin ini, dalam rangka untuk melestarikan permainam tradisional yang ada di Kota Banjarmasin.
“Dengan adanya kegiatan ini, dikalangan ASN dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin. Maka, diharapkan para ASN ini bisa melanjutkan kembali ditempat tinggal mereka masing-masing, untuk melakukan kegiatan bermain tradisional tersebut, khususnya untuk anak-anak,” ujar Doyo.

Sementara itu, salah satu ASN dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin Candra mengharapkan anak-anak jaman now bisa mengenal permainan tradisional yang dimiliki oleh Kota Banjarmasin.
“Saat ini anak-anak lebih tertarik untuk bermain gadget di dalam rumah, ketimbang bermain di luar rumah,” ucap Candra.

Oleh karena itu, Candra mengharapkan, permainan tradisional ini dapat dikenalkan kepada anak-anak saat ini, agar mereka lebih mengenal dan mengetahui adanya permainan tradisional yang ada dulunya.
“Saat ini anak-anak di Kota Banjarmasin hampir sebagian besar sudah tidak mengenal dan mengetahui keberadaan permainan tradisional tersebut,” ujar Candra.

Candra mengatakan, dengan adanya kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin, untuk melestarikan permainan tradisional di Kota Banjarmasin, pihaknya siap memberikan dukungan. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.