23 Juni 2021

Ini Tujuan Ratusan Mahasiswa Datangi Mapolresta Banjarmasin

2 min read

Ratusan mahasiswa mendatangi Mapolresta Banjarmasin, untuk menuntut pembebasan rekan mereka yang diamankan di Mapolresta tersebut, usai melakukan aksi anarkis saat menggelar demo di DPRD Provinsi Kalsel.

BANJARMASIN-Ratusan Aliansi Mahasiswa Kalimantan Selatan mendatangi Markas Polresta Banjarmasin, Jumat Sore (14/9).

Kedatangan para mahasiswa ini, untuk meminta agar pihak Kepolisian mau melepaskan 38 orang rekan mereka yang diamankan ke Mapolresta Banjarmasin, akibat melakukan aksi anarkis pada demo di dalam gedung Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, pada Jumat siang (14/9).

Bahkan, ratusan mahasiswa ini sempat memblokir Jalan Ahmad Yani kilometer 3 depan Mapolresta Banjarmasin.

Menurut para mahasiswa tersebut, pemblokiran jalan dilakukan, karena mereka tidak diperbolehkan masuk ke dalam Mapolresta Banjarmasin. Hanya para perwakilan saja yang dipersilahkan masuk.
“Kedatangan kami kesini, untuk meminta agar pihak kepolisian melepaskan teman-teman kami yang dibawa ke Mapolresta Banjarmasin,” ujar salah seorang mahasiswa yang namanya tidak mau disebutkan tersebut.

Untungnya, setelah melakukan negosiasi pihak Kepolisian akhirnya mau melepaskan 32 mahasiswa yang diamankan saat aksi demo tersebut. Sedangkan, 6 mahasiswa lainnya masih dalam pemeriksaan pihak Kepolisian.

Kapolresta Kota Banjarmasin, Sumarto menjelaskan, alasan mengapa sampai ada mahasiswa yang diamankan di Mapolresta Banjarmasin. Pihaknya menyayangkan kejadian seperti ini terjadi. Ia berharap semoga tidak terulang lagi, karena para mahasiswa ini datang saat menjelang sholat jum’at, jelas saja para anggota dewan sudah istirahat dan dalam keadaan kosong mereka menerobos dan merusak barang barang yang terdapat didalam ruang.

Sumarto mengatakan, pihaknya telah membebaskan 32 mahasiswa yang diamankan tersebut, dan sisanya akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di ruang satreskrim Kota Banjarmasin dalam kurun waktu 1×24 jam untuk memutuskan hasil akhir dan sanksi untuk mereka.

Sedangkan, aksi demo yang digelar oleh para mahasiswa tersebut, untuk menuntut Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menstabilkan perekonomian akibat melemahnya rupiah karena dollar sempat mencapai di angka 15.000 rupiah. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.