15 April 2021

Pelaku Pembunuh Pemulung 9 Oktober Berhasil Ditangkap

2 min read

Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Najamuddin saat gelar perkara tertangkapnya kasus pembunuhan yang terjadi dikawasan Jalan 9 Oktober, Kota Banjarmasin.

BANJARMASIN – Tidak memerlukan waktu lama bagi petugas Polsek Banjarmasin Selatan, untuk menangkap 2 (dua) pelaku pembunuhan berinisil AG dan H keduanya warga Jalan 9 Oktober, Banjarmasin. Mereka melakukan pembunuhan terhadap pemulung berinisial NH warga Jalan 9 Oktober juga Kamis (13/9).

Hal ini dikatakan Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Najamuddin, kepada sejumlah wartawan, Jumat (14/9).
“Petugas Polsekta Banjarmasin Selatan berhasil membekuk dua orang pelaku pembunuhan berinisial AG, dan H warga Jalan 9 Oktober terhadap seorang pemulung bernama NH,” ujar Najamuddin.

Menurut Najamuddin, kejadian pembunuhan sendiri terjadi pada Kamis (13/9) dikawasan Jalan 9 Oktober gang Jama’ah 2, Banjarmasin. Petugasnya berhasil menangkap kedua tersangka pembunuhan setelah dua jam terjadinya aksi pembunuhan tersebut. Kedua tersangka ditangkap dikawasan Sungai Andai, Kota Banjarmasin. Sedangkan, aksi pembunuhan sendiri bermula, pada saat korban yang saat itu sedang mabuk koplo mendatangi kedua tersangka, korban waktu itu sedang mengamuk. Sehingga kedua tersangka memukul korban dengan besi, serta menusuk perut korban. Namun, ketika dibawa ke rumah sakit nyawa korban tidak bisa diselamatkan oleh tim medis setempat.
“Korban yang mengalami luka cukup serius sempat di bawa ke rumah sakit dan nyawa korban tidak bisa tertolong oleh tim medis setempat,” ucap Najamuddin lebih lanjut.

Najamuddin mengatakan, setelah melakukan aksi pembunuhan tersebut, kedua pelaku melarikan diri di sekitar Jalan Padat Karya, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, namun selang 2 jam kemudian keduanya berhasil ditangkap petugas Polsek Banjarmasin Selatan.

Menurut Najamuddin, akibat aksi pembunuhan tersebut maka kedua tersangka dikenakan pasal pembunuhan dengan ancaman hukuman sampai 12 tahun kurungan penjara.

Sementara itu, kedua tersangka AG dan H mengaku, mereka bedua hanya melakukan pembelaan diri saja. Karena korban mengamuk terlebih dahulu, bahkan menyerang keduanya. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan menimpa mereka. Maka, keduanya melakukan perlawanan memukul korban dengan balok besi, serta menusuk perut korban. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.