BanjarmasinNews

Bertugas Di Perbatasan, Prajurit Yonif 621/Manuntung Akhirnya Pulang Ke Banua

BANJARMASIN – Dijadwalkan tiba di pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada pukul 15.00 WITA, ternyata kedatangan 350 personil Yonif 621/Manuntung Kandangan justru lebih cepat dari perkiraan. Tepat pukul 14.00 WITA, kapal yang membawa Satgas Pamtas RI-Malaysia akhirnya berlabuh di Banjarmasin. Prosesi penyambutan pun dilakukan langsung oleh Danrem 101/Antasari Banjarmasin Kol Inf Yudianto Putrajaya, bersama jajaran Forkopimda provinsi Kalimantan Selatan.

Kepada wartawan, Kol Inf Yudianto Putrajaya mengatakan, menjadi satuan tugas pengamanan perbatasan Indonesia – Malaysia, yang dilakukan oleh Yonif 621/Manuntung, merupakan suatu tugas kehormatan. Apalagi di lokasi mereka bertugas, terdapat 4.087 patok yang harus dijaga dengan patroli.
“Dimana 300 lebih patok diantaranya tidak pernah terjamah, atau baru ditemukan setelah 30 tahun lebih tersembunyi,” ujarnya.
Danrem mengungkapkan, prestasi para prajurit ini juga mendapatkan apresiasi langsung dari Kodam VI/Mulawarman. Karena itu Ia berharap Ia para prajurit TNI Angkatan Darat yang telah selesai menjalankan tugasnya tersebut, dapat menjadi prajurit TNI yang profesional dan terus menjaga kehormatan Yonif 621/Manuntung.

Sementara itu, Komandan Satgas Pamtas RI- Malaysia Letkol Inf Yorineswan mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik, serta dapat kembali dengan selamat ke Banua.
“Tugas kami sebenarnya hanya sampai 9 bulan saja, terhitung dari Oktober 2017 di 19 pos jaga perbatasan. Tetapi kami dapat bonus satu bulan, sehingga menjadi 10 bulan. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan pulang juga dalam kedaaan selamat,” katanya.

Segera setelah upacara penyambutan, 350 prajurit Yonif 621/Manuntung ini kembali ke markasnya di Barabai Hulu Sungai Tengah, untuk kembali berkumpul bersama keluarga, serta melanjutkan tugas mereka. (RIW/RDM/MTB)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat