23 Juni 2021

Pembangunan Jembatan Sungai Lulut Tunggu Pembebasan Lahan

2 min read

Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar saat di temui di ruang kerjanya.

KAL-SEL – Rencana pembangunan jembatan Sungai Lulut sebagai jalur penghubung antar dua wilayah yakni, Kabupaten Banjar dengan Kota Banjarmasin tampaknya masih menunggu pembebasan lahan di sekitar area pembangunan.

Hal ini di ungkapkan Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar usai melakukan rapat koordinasi pembangunan jembatan Sungai Lulut, Selasa (28/8) di Aula Bina Marga Dinas PUPR Provinsi, yang di hadiri dari pihak Pemerintah Kabupaten Banjar dan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Roy mengatakan rapat tersebut bertujuan untuk memastikan pembebasan lahan yang berada didekat area pembangunan jembatan tersebut. Yang hingga kini masih belum dilakukan pembebasan lahan dari Pemerintah Kabupaten Banjar maupun Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Apabila pembebasan lahan belum tuntas maka jembatan tersebut tidak bisa dibangun, diharapkan di anggaran APBD perubahan tahun 2018 ini, baik pihak Pemerintah Kota Banjarmasin maupun Pemerintah Kabupaten Banjar agar dapat mengalokasikan anggarannya buat konsultan Aprizal untuk menilai dan mendata berapa yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan tersebut,” ujarnya.

Roy Rizali Anwar pun mengakui untuk pembebasan lahan di area pembangunan tersebut tidak mudah dan membutuhkan proses panjang, namun pihaknya tetap berharap pembebasan lahan tersebut dapat diselesaikan sebelum bulan Juni 2019 mendatang , menurut Roy pihaknya akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan untuk 3 (tiga) jembatan yakni, jembatan Sungai Lulut, jembatan Sungai Gardu 1 dan jembatan Sungai Gardu 2 , Tapi pelaksanaanya menunggu kepastian pembebasan lahan.

Bahkan Roy Rizali Anwar menambahkan, kalau memang memungkinkan nanti pihaknya juga akan mempersiapkan jembatan darurat yang bisa dilalui roda dua pada saat dilaksanakan pengerjaan.

Apabila dalam perjalanannya nanti di tahun 2019, menurut Roy Rizali Anwar lahannya tersebut tidak bisa dibebaskan Pemerintah Kabupaten Banjar dan Pemerintah Kota Banjarmasin, pihaknya akan menunda proses pembangunan jembatan tersebut. (AF/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.