15 Mei 2021

2018, Dishut Target Penanaman Lahan Kritis 15 Ribu Ha

1 min read

KAL-SEL – Program Revolusi Hijau terus berlanjut. Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel menargetkan 15000 hektar areal hutan dan lahan kritis ditanami pada tahun 2018 ini.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Hanif Faisol Nurrofiq mengatakan progres tanam sejak tahun 2016 – 2017 sudah mencapai 10.000 hektar. Menurutnya untuk tahun 2018 ini baru 4000 hektar yang ditanami dari target 15000 hektar. Progress terkendala karena memasuki musim kemarau.
“Namun kegiatan penanaman akan dilanjutkan pada lahan yang sudah disiapkan pada Oktober dan November mendatang sehingga target 35000 hektar penambahan luas tanaman bisa tercapai pada Desember nanti,” katanya.

Hanif menjelaskan rata-rata kematian tanaman berada di tingkat 10 – 20 persen. Namun angka itu dinilai wajar, terlebih untuk skala areal penanaman yang cukup luas. Saat ini, penanaman dilakukan menggunakan sistem jalur untuk meningkatkan persentasi keberhasilan tanaman. Penanaman pohon di Kalsel dibagi menjadi dua cluster yaitu kawasan konservasi dan kawasan hutan produksi. Untuk kawasan konservasi seperti di Taman Hutan Rakyat (Tahura) sesuai jenis tanahnya ditanam pohon kemiri dan jengkol. Sedangkan di kawasan hutan produksi ditanami pohon sengon dan mawena. Nantinya akan dilihat yang mana yang paling cocok untuk dikembangkan lebih lanjut. (NRH/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.