20 Juni 2021

21 M UNTUK PEMBEBASAN LAHAN JEMBATAN ALALAK

1 min read

Sekretaris Dinas PUPR Kota Banjarmasin Joko Pitoyo, saat menyampaikan mengenai pembebasan lahan Jembatan Alalak.

BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung pembangunan jembatan perbatasan penghubung Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala (Batola), Pemerintah Kota Banjarmasin telah menganggarkan sebesar 21 miliar rupiah, untuk pembebasan lahan tersebut.

Hal ini disampaikan, Sekretaris Dinas PUPR Kota Banjarmasin Joko Pitoyo, kepada sejumlah wartawan, di Balaikota Banjarmasin, Senin (13/8).

Menurut Joko, meski sampai saat ini tim apresial masih melakukan perhitungan terhadap lahan yang akan dibebaskan. Untuk pembangunan Jembatan Alalak. Tetapi Pemerintah Kota Banjarmasin telah menganggarkan dana untuk pembayaran kepada warga yang lahannya terkena pembebasan tersebut.
“Setelah tim apresial selesai melakukan perhitungan, maka hasilnya akan disampaikan kepada warga yang lahannya terkena pembebasan. Dan, pembayaranpun segera dilakukan,” ucap Joko.

Joko mengatakan, pada bulan September mendatang Balai Besar akan melakukan penandatanganan kontrak pengerjaan jembatan tersebut. Oleh karena itu, pihaknya berharap, pembebasan akan segera dilaksanakan dan pembayaran sudah selesai dilakukan pada bulan September atau Oktober mendatang.
“Untuk pembebasan di wilayah Kota Banjarmasin lebih banyak jika dibandingkan, dengan di wilayah Kabupaten Batola, oleh karena itu perhitungan tim apresial memakan waktu cukup lama,” ujar Joko.

Menurut Joko, diperkirakan bangunan dan lahan yang dibebaskan sebanyak 20 lebih, termasuk sebagian lahan di RS Ansyari Saleh. (SRI/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.