15 Mei 2021

Kalsel Urutan ke-6 Provinsi Paling Rawan Karhutla

2 min read

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

BANJARMASIN – Berdasarkan surat keputusan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, sejak 1 Mei-30 Oktober 2018 Provinsi Kalimantan Selatan ditetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan.

Oleh karena itu pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membuat posko Satgas kebakaran hutan dan lahan.
Satgas dibagi dalam beberapa bidang yaitu satgas bidang darat yang melingkupi TNI-Polri, BPBD serta instansi terkait lainnya. Untuk satgas bidang udara meliputi helly water bombing. Sedangkan satgas bidang sosialisasi yaitu petugas yang melakukan penyebaran informasi ke masyarakat, serta ada pula satgas bidang penegakan hukum untuk tindak pidana kebakaran hutan dan lahan.

Demikian penjelasan Kepala BPBD Kalsel Wahyudin kepada Abdi Persada Fm. Disampaikan Wahyudin pula sepanjang 2018 ini, sejak 1 Januari – 9 Agustus di Kalsel sudah terdata sebanyak 186 kejadian kebakaran lahan dan hutan. Ini terjadi di 599 hektar lahan di Kalimantan Selatan.

Namun, menurut Wahyudin, berkat kesiapan yang lebih dini, kebakaran lahan di tahun ini tercatat berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.
“2018 tercatat ada sekitar 600 hektar lahan yang terbakar di provinsi Kalimantan Selatan, ini sudah berkurang dibandingkan tahun sebelumnya yang lebih dari 1.000 hektar, meskipun tetap waspada karena masa kering belum berakhir” ungkapnya.

Berdasarkan data yang diterima BPBD Provinsi, saat ini kabupaten kota dengan tingkat kebakaran hutan dan dan terbesar yakni Tanah Laut seluas 192 hektar disusul Banjarbaru 188 hektar dan Kabupaten Banjar 103 hektar.

Lebih lanjut Wahyudin mengatakan Kesulitan di dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan adalah kondisi kawasan yang bersifat lahan gambut.
“Lahan gambut ini asapnya saja yang terlihat dipermukaan, namun di dalam itu apinya besar, bahkan untuk satu borongan, itu memerlukan tenaga 30 orang dan 10 mesin. Termasuk yang terjadi di Guntung Damar Banjarbaru. Pemadaman dilakukan hingga 5 hari,” ujarnya. (ASC/RDM/MTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.