BanjarmasinNews

Kalsel Galang Bantuan Untuk NTB

Lima Tagana Dikirim ke Lokasi Gempa

BANJARMASIN – Bencana gempa bumi yang meluluhlantakkan Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya pada Minggu malam (5/8), tak hanya mengguncang kawasan wisata itu saja. Namun seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Tak terkecuali masyarakat Kalimantan Selatan, yang sudah sejak hari pertama pasca bencana, mulai menggalang bantuan. Mulai dari unsur mahasiswa, relawan hingga pemerintahan. Sebut saja lingkup pemerintahan provinsi Kalimantan Selatan, mulai melakukan penggalangan dana sejak Selasa (7/8). Bahkan dana sebesar 100 juta rupiah, berhasil terkumpul hanya dalam waktu setengah hari saja, pada hari pertama penggalangan dana.

Kepada wartawan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan, pemerintah provinsi turut berbela sungkawa atas bencana gempa bumi, yang dialami Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya pada Minggu malam lalu.

“Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, tentunya kita sangat bersedih melihat saudara senegara mengalami musibah. Namun saya berharap para korban selamat, dapat terus melanjutkan hidup dengan semangat dan dukungan dari seluruh bangsa ini,” ujar gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut.

Karena alasan itu pulalah, Paman Birin pun menginstruksikan lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pemerintah provinsi Kalimantan Selatang menggalang bantuan. Baik berupa uang tunai, maupun barang yang sangat diperlukan para korban selama di pengungsian.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Haris Makkie, uang tunai yang berhasil dikumpulkan, nantinya akan digabung dengan dana dari masyarakat, melalui rekening Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan.

“Sementara bantuan dalam bentuk barang, seperti pakaian bekas layak pakai, obat-obatan dan makanan, akan disumbangkan melalui dinas sosial nantinya”, jelas Haris.

Selain bantuan dalam bentuk uang dan barang, Kalimantan Selatan pun mengirimkan bantuan tenaga untuk penanganan korban pasca bencana. Yakni lima orang Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Kelimanya sudah diberangkatkan ke Nusa Tenggara Barat serta Nusa Tenggara Timur pada Selasa (7/8), dengan upacara pelepasan di halaman kantor Dinas Sosial Provinsi.

Kepala dinas sosial Kalimantan Selatan Adi Santoso mengatakan, kelima TAGANA yang dikirim ke wilayah bencana, adalah mereka yang memiliki kemampuan dan keahlian di bidang penanganan pasca bencana.

“Ada yang ahli bidang pelayanan dapur umum, ahli pertolongan di air atau water rescue, serta ahli pada bidang dukungan psiko sosial. Nah, ahli bidang dukungan psiko sosial sangat diperlukan saat ini, untuk membantu proses pemulihan trauma korban pasca bencana”, jelas Adi.

Para TAGANA ini, menurut Adi, akan bertugas dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. “Jika memang tenaga mereka tidak diperlukan lagi, barulah para TAGANA ini dipulangkan ke Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (RIW/RDM/RRF)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
WhatsApp chat