13 April 2021

Polres Banjarbaru Berhasil Tangkap Pengedar Narkoba, 5000 Jiwa Terselamatkan

2 min read

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya (tengah) didampingi Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani (sasirangan) dan Direktur Resnarkoba Polda Kalsel (seragam hitam) saat menunjukkan barang bukti pada awak media, Kamis (2/8/2018)

Jajaran Satresnarkoba Polres Kota Banjarbaru, Selasa (31/7) sekitar jam 19.00 Wita berhasil mengamankan 1 (satu) Kg lebih Narkoba dari seorang tersangka pengedar yang berinisial NA (37) di tempat tinggalnya Komplek Citra Palam Guntung Manggis, Landasan Ulin Banjarbaru. Dalam press realease yang digelar di Mapolres Kota Banjabaru, Kamis (2/8) siang Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya menyampaikan, pengungkapan kasus yang merupakan laporan dari masyarakat ini sudah melalui penyidikan yang cukup lama, sehingga berhasil diamankannya tersangka NA beserta barang bukti narkoba dalam jumlah cukup besar, yakni lebih dari 1 Kg narkoba jenis sabu.

“Jajaran kami dari satresnarkoba berhasil menangkap pelaku pengedar yang disinyalir seorang bandar dengan barang bukti yang cukup mencengangkan ini. NA merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama, sehingga dengan tertangkapnya NA, 5000 warga dapat terselamatkan dari ancaman barang haram ini,” jelas Kelana Jaya.

Sementara itu,Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani yang juga turut hadir dalam press realease yang digelar Polres Banjarbaru ini, menyampaikan apresiasinya dengan hasil kinerja dari jajaran polres yang cukup fantastis ini. Menurut Nadjmi, ini pelajaran berharga untuk semua pihak di kota ini, dengan hasil tangkapan ini peran serta untuk mengantisipasi masuknya peredaran gelap narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi. Tapi juga pemerintah dan  masyarakat.

“jujur, baru kali ini saya memegang barang haram sebanyak ini. Dan ini didapatkan dari warga yang tinggal di Banjarbaru, kota kita. Pelaku menurut informasi adalah pengontrak di sini, Oleh karena itu, kami ingatkan juga kepada para ketua RT harus benar-benar mengenali warganya yang tinggal di lingkungan RT bersangkutan. Dan tentunya bukan hanya polisi, tapi kita semua harus bersama-sama memerangi narkoba ini,” kata Nadjmi.

Tidak hanya Walikota, Press realeas kali ini juga dihadiri oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol M. Firman.  Ia mengklaim tersangka NA yang berhasil diamankan pihak polres kota banjarbaru kali ini juga merupakan jaringan dari hasil tangkapan-tangkapan Polda Kalsel sebelumnya.

Untuk diketahui, penangkapan tersangka NA di rumah tinggalnya ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan alat timbangan elektronik dan plastik klip di lemari kamar, 1 paket kecil dan alat menyabu. Di meja kamar yg lain yang juga ditemukan sabu dalam 11 (sebelas) bungkus plastik klip.

Awalnya tersangka tidak mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya, namun dari alat bukti yang lain setelah dilakukan pengecekan, barulah tersangka NA mengakui bahwa barang tersebut dalam kekuasaannya yang didapat dari orang yang masih dalam penyelidikan (TO). Rencananya barang haram ini selain akan diedarkan di Wilayah Banjarbaru, juga akan diedarkan ke Kota Banjarmasin, Binuang dan Sungai Danau.

Atas kasus yang menimpanya, NA kini dikenakan pasal  114 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (RDM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

yd Project. | Newsphere by AF themes.